Katalog Gshop dapat di peroleh disini
Selasa, 25 Mei 2010
Senin, 24 Mei 2010
Kamis, 06 Mei 2010
Sepatu Cibaduyut
Sepatu Cibaduyut Buatan Bandung
Model : Sepatu Pria
Kode : GNR 708
Merek : Garucci
Warna : SGB
Ukuran : 38 – 43
Harga : Rp. 208.800,-
Harga : Rp. 125.280,-
Info
Dapatkan kesempatan usaha dengan modal kecil tanpa resiko degan menjadi mitra kerja Garucci Fashion and Shoes, keterangan lebih lanjutklik disini
Dapatkan kesempatan usaha dengan modal kecil tanpa resiko degan menjadi mitra kerja Garucci Fashion and Shoes, keterangan lebih lanjutklik disini
Senin, 26 April 2010
Langkah-langkah Memaksimalkan Kesuksesan Kepemimpinan
Pernahkah Anda merasa terdesak dalam posisi baru dan diminta membuat keajaiban? Apa yang pertama kali Anda lakukan saat Anda diminta menangani kinerja tim yang buruk, departemen atau proyek yang berantakan? Apakah Anda akan langsung terjun dan menyelematkan mereka atau memberikan masukan untuk mencoba berteman atau mempengaruhi orang?
Kelima langkah berikut ini bisa dilakukan berulang kali dan dilakukan setiap saat. Gunakan mereka di setiap peran atau situasi baru dan kami semua akan tahu Anda akan memaksimalkan kesuksesan Anda dan orang lain.
1. Memberikan kejelasan
Jika Anda tidak mengerti apa yang diminta untuk melakukannya bagaimana Anda bisa melakukannya? Lupakan gosip, ide, serta opini Anda sesaat karena langkah pertama adalah mendapatkan kejelasan peran Anda dengan menanyakan berikut:
2. Agenda
Cari tahu siapa yang memiliki agenda dan mengapa. Motivasi apa yang ada dibalik kebutuhan ini dan bagaimana mereka mengabungkannya dengan lingkup tantangan yang ada? Dengan memiliki informasi ini akan membantu Anda mengindentifikasi dan mengisi gap dalam waktu singkat.
3. Pemikiran/Ide Awal
Berdasarkan pada Langkah 1 dan 2, serta berbagai isu, kabar angin dan koridor pembicaraan yang Anda angkat, ini saatnya untuk mulai membentuk opini awal. Banyak dari hal ini yang akan ditanyakan, dimana Anda akan menjawabnya di Langkah 4 dan 5. Penting untuk menyimpan penilaian dan tetap membuat opini mencair sampai Anda semua mendapatkan input karena pada tahap ini Anda hanya bicara dengan wewenang yang lebih tinggi dan belum bicara dengan tim Anda yang baru.
Kelima langkah berikut ini bisa dilakukan berulang kali dan dilakukan setiap saat. Gunakan mereka di setiap peran atau situasi baru dan kami semua akan tahu Anda akan memaksimalkan kesuksesan Anda dan orang lain.
1. Memberikan kejelasan
Jika Anda tidak mengerti apa yang diminta untuk melakukannya bagaimana Anda bisa melakukannya? Lupakan gosip, ide, serta opini Anda sesaat karena langkah pertama adalah mendapatkan kejelasan peran Anda dengan menanyakan berikut:
- Apa yang sesungguhnya diminta dari Anda? Jangan menganggap memahami dari penjelasan awal.
- Peran apa yang harus Anda mainkan? Orang yang tangguh, memiliki motivasi, praktis, rapi, atau semuanya.
- Mengapa mereka meminta Anda? Apakah ini yang Anda lakukan yang membuat Anda memilih peran ini?
- Bagaimana dengan kerangka waktunya? konstrain? ketergantungan?
- Bagaimana dengan lini akuntabilitas, tingkat wewenang, dan lingkup tanggung jawab?
2. Agenda
Cari tahu siapa yang memiliki agenda dan mengapa. Motivasi apa yang ada dibalik kebutuhan ini dan bagaimana mereka mengabungkannya dengan lingkup tantangan yang ada? Dengan memiliki informasi ini akan membantu Anda mengindentifikasi dan mengisi gap dalam waktu singkat.
3. Pemikiran/Ide Awal
Berdasarkan pada Langkah 1 dan 2, serta berbagai isu, kabar angin dan koridor pembicaraan yang Anda angkat, ini saatnya untuk mulai membentuk opini awal. Banyak dari hal ini yang akan ditanyakan, dimana Anda akan menjawabnya di Langkah 4 dan 5. Penting untuk menyimpan penilaian dan tetap membuat opini mencair sampai Anda semua mendapatkan input karena pada tahap ini Anda hanya bicara dengan wewenang yang lebih tinggi dan belum bicara dengan tim Anda yang baru.
Rabu, 21 April 2010
Hari Kartini
KabarIndonesia - Kartini tentu tak mengharapkan dirinya diperingati setiap tanggal 21 April di negeri ini. Mungkin ada keterlanjuran sejarah yang masih bisa dikoreksi bahwa Hari Kartini alangkah lebih baik disebut saja Hari Perempuan Nasional.
Kartini sebagai sosok perempuan memang salah satu pelaku sejarah. Dengan membaca dan mencermati surat-suratnya, kita bisa membaca beragam pemikiran dan cita-cita Kartini. Ada gagasan dan pemikiran luar biasa di dalamnya. Kartini tentu bukan sosok yang ingin dikultuskan, bahkan dimitoskan. Kartini tetaplah sosok manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kelemahan.
Cita-cita Kartini ingin menempatkan perempuan sebagaimana mestinya. Pemikiran Kartini sebenarnya begitu luas, tak melulu berbicara perempuan. Kartini berbahagia ketika perempuan mampu berkontribusi mendidik anak-anak bangsa. Ada perempuan-perempuan lain seperti Rohana Kudus dari Sumatera Barat yang berkiprah memajukan kaum perempuan.
Menjadikan setiap tanggal 21 April sebagai Hari Kartini memang sah-sah saja. Namun, kita malah memosisikan Kartini secara berlebihan. Pernahkah kita berpikir, apakah Kartini menghendaki hari lahirnya diperingati?
Sejarah negeri ini adalah perjalanan panjang perjuangan. Banyak perempuan-perempuan perkasa yang lahir di negeri ini dengan segenap karya dan juangnya. Meskipun perempuan-perempuan perkasa itu tak pernah berkeinginan untuk dikenal, kita tentu tak dilarang mengingatnya. Kita perlu “membuka sejarah”. Kita harus menempatkan Kartini di posisinya. Begitu juga dengan pejuang-pejuang perempuan lain. Kita tak mungkin melupakan Kartini, tapi lupakanlah Hari Kartini. Ke depan, kita jadikan saja sebagai Hari Perempuan Nasional. Wallahu a’lam.
Sumber : http://www.frankgarsel.web.id/2010/04/hari-kartini.html
Kartini sebagai sosok perempuan memang salah satu pelaku sejarah. Dengan membaca dan mencermati surat-suratnya, kita bisa membaca beragam pemikiran dan cita-cita Kartini. Ada gagasan dan pemikiran luar biasa di dalamnya. Kartini tentu bukan sosok yang ingin dikultuskan, bahkan dimitoskan. Kartini tetaplah sosok manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kelemahan.
Cita-cita Kartini ingin menempatkan perempuan sebagaimana mestinya. Pemikiran Kartini sebenarnya begitu luas, tak melulu berbicara perempuan. Kartini berbahagia ketika perempuan mampu berkontribusi mendidik anak-anak bangsa. Ada perempuan-perempuan lain seperti Rohana Kudus dari Sumatera Barat yang berkiprah memajukan kaum perempuan.
Menjadikan setiap tanggal 21 April sebagai Hari Kartini memang sah-sah saja. Namun, kita malah memosisikan Kartini secara berlebihan. Pernahkah kita berpikir, apakah Kartini menghendaki hari lahirnya diperingati?
Sejarah negeri ini adalah perjalanan panjang perjuangan. Banyak perempuan-perempuan perkasa yang lahir di negeri ini dengan segenap karya dan juangnya. Meskipun perempuan-perempuan perkasa itu tak pernah berkeinginan untuk dikenal, kita tentu tak dilarang mengingatnya. Kita perlu “membuka sejarah”. Kita harus menempatkan Kartini di posisinya. Begitu juga dengan pejuang-pejuang perempuan lain. Kita tak mungkin melupakan Kartini, tapi lupakanlah Hari Kartini. Ke depan, kita jadikan saja sebagai Hari Perempuan Nasional. Wallahu a’lam.
Sumber : http://www.frankgarsel.web.id/2010/04/hari-kartini.html
Selasa, 06 April 2010
Kota Bandung
Kota Bandung adalah ibu kota provinsi Jawa Barat. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota ini juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta . Bandung juga melahirkan banyak musisi-musisi terkenal, sehingga Bandung mendapat julukan Kota Musisi. Pada zaman dahulu ia dikenal sebagai Parijs van Java (bahasa Belanda) atau "Paris dari Jawa" dan pernah diniatkan menjadi ibukota Hindia-Belanda. Bandung terletak di dataran tinggi, sehingga berhawa lebih sejuk bila dibandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia.
Bandung menyimpan sejarah penting bagi Indonesia. Di kota ini berdiri perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool, sekarang ITB), menjadi ajang pertempuran di masa Revolusi Kemerdekaan, serta menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika. Bandung saat ini menjadi salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung
Bandung menyimpan sejarah penting bagi Indonesia. Di kota ini berdiri perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool, sekarang ITB), menjadi ajang pertempuran di masa Revolusi Kemerdekaan, serta menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika. Bandung saat ini menjadi salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung
Kamis, 25 Maret 2010
Marketing yang Cerdas
Apakah Anda menarik prospek dalam jumlah yang besar dengan biaya yang rendah ...dan mengubahnya menjadi pembeli? Bukan hal sulit jika Anda mengikuti 3 langkah mudah ini.
Langkah 1: Mengendalikan biaya iklan
Mencari cara untuk meningkatkan volume sales tanpa meningkatkan biaya iklan. Misalnya:
[Nego harga dengan agen iklan]
Banyak agen iklan yang bersedia memberikan diskon khusus demi kelangsungan usaha Anda. Berinisiatif ketika Anda menempatkan iklan. Mintalah diskon... atau diskon yang lebih besar dari yang pernah ditawarkan.
[Memotong iklan]
Mengurangi ukuran iklan sehingga Anda bisa memasang iklan tanpa menambah biaya. Tidak menutup kemungkinan jika iklan mini memberikan respon yang lebih besar daripada iklan yang besar.
Step 2: Melakukan publisitas gratis
Publisitas adalah apa yang Anda dapatkan ketika orang lain mempromosikan usaha Anda. Ini akan menciptakan kredibilitas lebih dengan kustomer daripada iklan…dan ini memberikan sales dengan harga yang lebih rendah.
Mulai program publisitas bagi bisnis Anda atau ekspansi apa yang sudah Anda punya. Berikut 3 cara sederhana yang bisa Anda gunakan:
Temukan berita yang layak untuk bisnis Anda. Tuliskan dalam news release dan kirimkan ke penerbit.
Menghubungi usaha lain yang bukan kompetitor di bidang Anda. Tawarkan untuk mempublikasikan produk atau jasa mereka untuk kustomer Anda, dan sebagai gantinya mereka mempublikasikan jasa Anda pada kustomernya.
Menulis artikel "praktis" untuk membantu kustomer pada target pasar Anda. Promosikan produk atau jasa terkait dengan artikel Anda. Distribusikan artikel Anda di penerbit ezine, web site dan majalah bisnis.
Perhatian: Gunakan publisitas gratis sebagai suplemen iklan Anda. Anda yang menentukan dimana dan kapan iklan tersebut muncul. Anda tidak bisa menentukan dimana atau kapan Anda mendapatkan punlisitas... atau tidak mendapatkan sama sekali.
Langkah 1: Mengendalikan biaya iklan
Mencari cara untuk meningkatkan volume sales tanpa meningkatkan biaya iklan. Misalnya:
[Nego harga dengan agen iklan]
Banyak agen iklan yang bersedia memberikan diskon khusus demi kelangsungan usaha Anda. Berinisiatif ketika Anda menempatkan iklan. Mintalah diskon... atau diskon yang lebih besar dari yang pernah ditawarkan.
[Memotong iklan]
Mengurangi ukuran iklan sehingga Anda bisa memasang iklan tanpa menambah biaya. Tidak menutup kemungkinan jika iklan mini memberikan respon yang lebih besar daripada iklan yang besar.
Step 2: Melakukan publisitas gratis
Publisitas adalah apa yang Anda dapatkan ketika orang lain mempromosikan usaha Anda. Ini akan menciptakan kredibilitas lebih dengan kustomer daripada iklan…dan ini memberikan sales dengan harga yang lebih rendah.
Mulai program publisitas bagi bisnis Anda atau ekspansi apa yang sudah Anda punya. Berikut 3 cara sederhana yang bisa Anda gunakan:
Temukan berita yang layak untuk bisnis Anda. Tuliskan dalam news release dan kirimkan ke penerbit.
Menghubungi usaha lain yang bukan kompetitor di bidang Anda. Tawarkan untuk mempublikasikan produk atau jasa mereka untuk kustomer Anda, dan sebagai gantinya mereka mempublikasikan jasa Anda pada kustomernya.
Menulis artikel "praktis" untuk membantu kustomer pada target pasar Anda. Promosikan produk atau jasa terkait dengan artikel Anda. Distribusikan artikel Anda di penerbit ezine, web site dan majalah bisnis.
Perhatian: Gunakan publisitas gratis sebagai suplemen iklan Anda. Anda yang menentukan dimana dan kapan iklan tersebut muncul. Anda tidak bisa menentukan dimana atau kapan Anda mendapatkan punlisitas... atau tidak mendapatkan sama sekali.
Rabu, 17 Maret 2010
Produk Buatan Bandung
Shoes And Fashion Buatan Bandung
- Garucci Shoes [Fashion And Shoes]
- Mitaco Shoes [Fashion And Shoes]
- Golfer [Fashion And Shoes]
- Koyoko [Fashion And Shoes]
- Garsel [Fashion And Shoes]
- Duckids Distro [Baju Anak, Distro Anak]
- Bandung Konveksi [Konveksi Bandung]
Rabu, 03 Maret 2010
Produk Sepatu Cibaduyut
Seperti ulasan dari artikel sebelumnya tentang Sepatu Cibaduyut, sepatu cibaduyut merupakan produk tangan tangan terampil yang dikenal di kota bandung dan sampe melanglang ke seluruh kota yang ada di indonesia dan sempat sampai terkenal ke luar negeri.
Ulasan disini tentang Sepatu Cibaduyut yang ada di buatanbandung bahwa produk cibaduyut tidak hanya di sepatu saja melainkan didunia fashion dsb, sepertihalnya contoh untuk satu brand tertentu pasti dalam sebuah katalog berisi tidak hanya septu saja seperti halnya Garucci Shoes, Mitaco Shoes, Garsel dan banyak lagi.
Sepatu Cibaduyut
SENTRA industri sepatu Cibaduyut telah dikenal sejak lama. Tak hanya dikenal di Bandung, tapi juga melanglang hingga ke luar kota. Beberapa pengusaha bahkan sempat mendapat pesanan dari luar negeri. Ini menandakan kualitas sepatu Cibaduyut setara dengan produk negara lain.
Hanya saja, daya tarik produk Cibaduyut tak melonjak drastis. Perkembangannya bisa dikatakan stagnan. Namun produk Cibaduyut tak lekang oleh waktu. Pengalaman memberikan pelajaran berharga. Karena pengalaman itu pula, perajin sepatu di sana sering kebanjiran order, termasuk dari kalangan produsen asal Bandung dan Jakarta.
Sepatu buatan Cibaduyut sebetulnya sudah banyak dipakai berbagai kalangan. Hanya saja, jika memakai label "Made in Cibaduyut", nyaris tak banyak peminat. Konsumen lebih menyukai sepatu dengan merek asing yang terdengar lebih trendi dan up to date. Padahal, sepatu dengan merek terkenal kenyataannya banyak yang dibuat di sini.
Sepatu Cibaduyut merupakan salah satu dari sekian contoh produk dalam negeri. Produk yang memiliki kekuatan lainnya adalah tekstil. Sudah sejak lama, Indonesia memiliki produk berkualitas untuk diserap pasar luar negeri. Misalnya polyester asal Indonesia termasuk lima besar terbaik di dunia. Salah satu pabrik penghasil polyester terbesar juga ada di Jabar.
Sayangnya, kedua produk ini dan juga produk asal Indonesia lainnya juga tak berkembang. Indonesia justru kebanyakan bisa menjual bahan baku. Lalu setelah diolah di negara lain dan menjadi produk, konsumen malah menyukai produk tersebut.
Selain lantaran masalah klasik, misalnya tak memiliki mesin canggih untuk bersaing, juga karena karakter konsumen Indonesia yang lebih menyukai produk luar negeri merek terkenal, ketimbang produk dalam negeri dengan merek tak begitu dikenal.
Produk dalam negeri seperti sepatu Cibaduyut atau jins Cihampelas kian melorot karena serbuan produk luar. Dengan berbagai model dan harga yang murah, kini menjadi pilihan masyarakat. Tak sedikit kemudian perajin yang berjualan produk luar karena pasarnya besar.
Di tengah kondisi inilah, pemerintah mencoba membantu dengan menerbitkan Permendag No. 56/M-DAG/PER/12/2008 tentang ketentuan impor lima produk konsumsi, yakni alas kaki, garmen, produk elektronik, mainan, serta makanan dan minuman. Pasalnya, produk-produk inilah yang diimpor paling banyak secara ilegal.
Aturan ini sedikit memberi napas bagi produsen karena bisa menggairahkan industri lokal serta mengurangi barang impor yang memang banyak beredar. Kendati begitu, beberapa pengamat pesimistis dengan proteksi tersebut. Negara lain yang biasanya masuk akan berpikir cara lain untuk tetap memasukkan barangnya ke Indonesia.
Pasalnya, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. Tak heran banyak pengusaha luar negeri berani membayar mahal untuk dapat memasarkan barangnya di negeri ini.
Sebagian pengamat menilai, selain aturan tersebut, pemerintah juga harus memberi fasilitas lain bagi produsen dalam negeri. Antara lain penyediaan mesin canggih yang terjangkau untuk membantu meningkatkan daya saing produk. Dengan kualitas produk yang baik, tentunya pasar dalam negeri yang memang sangat besar bisa diraih. (*)
DARAJAT ARIANTO, Wartawan Tribun Jabar
Sumber Tribun Jabar
Hanya saja, daya tarik produk Cibaduyut tak melonjak drastis. Perkembangannya bisa dikatakan stagnan. Namun produk Cibaduyut tak lekang oleh waktu. Pengalaman memberikan pelajaran berharga. Karena pengalaman itu pula, perajin sepatu di sana sering kebanjiran order, termasuk dari kalangan produsen asal Bandung dan Jakarta.
Sepatu buatan Cibaduyut sebetulnya sudah banyak dipakai berbagai kalangan. Hanya saja, jika memakai label "Made in Cibaduyut", nyaris tak banyak peminat. Konsumen lebih menyukai sepatu dengan merek asing yang terdengar lebih trendi dan up to date. Padahal, sepatu dengan merek terkenal kenyataannya banyak yang dibuat di sini.
Sepatu Cibaduyut merupakan salah satu dari sekian contoh produk dalam negeri. Produk yang memiliki kekuatan lainnya adalah tekstil. Sudah sejak lama, Indonesia memiliki produk berkualitas untuk diserap pasar luar negeri. Misalnya polyester asal Indonesia termasuk lima besar terbaik di dunia. Salah satu pabrik penghasil polyester terbesar juga ada di Jabar.
Sayangnya, kedua produk ini dan juga produk asal Indonesia lainnya juga tak berkembang. Indonesia justru kebanyakan bisa menjual bahan baku. Lalu setelah diolah di negara lain dan menjadi produk, konsumen malah menyukai produk tersebut.
Selain lantaran masalah klasik, misalnya tak memiliki mesin canggih untuk bersaing, juga karena karakter konsumen Indonesia yang lebih menyukai produk luar negeri merek terkenal, ketimbang produk dalam negeri dengan merek tak begitu dikenal.
Produk dalam negeri seperti sepatu Cibaduyut atau jins Cihampelas kian melorot karena serbuan produk luar. Dengan berbagai model dan harga yang murah, kini menjadi pilihan masyarakat. Tak sedikit kemudian perajin yang berjualan produk luar karena pasarnya besar.
Di tengah kondisi inilah, pemerintah mencoba membantu dengan menerbitkan Permendag No. 56/M-DAG/PER/12/2008 tentang ketentuan impor lima produk konsumsi, yakni alas kaki, garmen, produk elektronik, mainan, serta makanan dan minuman. Pasalnya, produk-produk inilah yang diimpor paling banyak secara ilegal.
Aturan ini sedikit memberi napas bagi produsen karena bisa menggairahkan industri lokal serta mengurangi barang impor yang memang banyak beredar. Kendati begitu, beberapa pengamat pesimistis dengan proteksi tersebut. Negara lain yang biasanya masuk akan berpikir cara lain untuk tetap memasukkan barangnya ke Indonesia.
Pasalnya, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. Tak heran banyak pengusaha luar negeri berani membayar mahal untuk dapat memasarkan barangnya di negeri ini.
Sebagian pengamat menilai, selain aturan tersebut, pemerintah juga harus memberi fasilitas lain bagi produsen dalam negeri. Antara lain penyediaan mesin canggih yang terjangkau untuk membantu meningkatkan daya saing produk. Dengan kualitas produk yang baik, tentunya pasar dalam negeri yang memang sangat besar bisa diraih. (*)
DARAJAT ARIANTO, Wartawan Tribun Jabar
Sumber Tribun Jabar
Selasa, 02 Maret 2010
Layanan Pelanggan dalam 10 Langkah Sederhana
Jika Anda seperti saya, Anda memiliki banyak pengalaman dengan layanan pelanggan yang buruk. Pikirkan terakhir kali Anda mengalamai kejadian buruk dengan produk atau jasa.
Mungkin produk atau jasa tidak sejalan dengan sales. Mungkin perusahaan tidak merespon telepon atau e-mail. Mungkin mereka tidak melakukan apa yang mereka katakan. Atau mereka mencari-cari alasan ketika Anda melaporkan masalah atau ada pertanyaan.
Jika Anda memikirkan semua pengalaman negatif melebur menjadi satu hal, kurangnya layanan pelanggan. Dan kurangnya layanan pelanggan biasanya bermula dari kurangnya fokus pada pelanggan. Banyak bisnis yang kehilangan pandangan siapa yang mereka layani dalam bisnis.
Alih-alih pepatah lama, "pelanggan selalu benar," saat ini banyak pengusaha yang merasa terganggu dengan pelanggannya. Saya akan katakan rahasia saat di awal sebagai agen iklan. Kami dulu punya pepatah, "bisnis ini akan besar, jika ini bukan untuk klien."
Hal yang bodoh bukan?! Kita tidak ada pekerjaan jika tidak utuk klien. Ya, terkadang klien bisa jadi sulit, tapi mereka adalah alasan kita berbisnis. Tugas kita adalah melayani mereka. Jika mereka kesal, seharusnya kita terbuka untuk mencari tahu alasannya, dan menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan produk atau jasa.
Ya, terkadang Anda harus menemui seseorang yang tidak tahu apa –apa, dan Anda harus berhubungan dengannya. Tapi seringkali, keluhan klien mengungkap masalah atau sesuatu yang bisa kita tingkatkan.
Jadi selalu dengarkan pelanggan Anda. Berkomitmen untuk memperlakukan pelanggan dengan baik. Setelah itu, memberikan layanan pelangan yang baik adalah salah satu alat marketing terbaik dan termurah yang ada. Jika Anda memperlakukan pelanggan dengan baik, atau lebih baik, diluar harapan mereka, Anda akan dihargai.
Klien yang happy adalah klien yang sama yang akan dengan senang hati mereferensikan pada Anda. Kebalikannya juga benar. Jika Anda klien yang kecewa, atau tidak memberikan apa yang Anda janjikan, atau memperlakukan mereka dengan buruk, mereka akan mengatakan pada setiap orang betapa buruknya Anda. Nyatanya, klien yang kecewa tersebut lebih banyak membicarakan Anda daripada klien yang happy. Sayangnya, seperti itulah biasanya terjadi.
Kabar baiknya adalah, tidak sulit memberikan layanan pelanggan yang baik. Anda hanya perlu menyadari dan membuat prioritas. Berikut adalah 10 tips untuk membantu Anda dalam layanan pelanggan.
Mungkin produk atau jasa tidak sejalan dengan sales. Mungkin perusahaan tidak merespon telepon atau e-mail. Mungkin mereka tidak melakukan apa yang mereka katakan. Atau mereka mencari-cari alasan ketika Anda melaporkan masalah atau ada pertanyaan.
Jika Anda memikirkan semua pengalaman negatif melebur menjadi satu hal, kurangnya layanan pelanggan. Dan kurangnya layanan pelanggan biasanya bermula dari kurangnya fokus pada pelanggan. Banyak bisnis yang kehilangan pandangan siapa yang mereka layani dalam bisnis.
Alih-alih pepatah lama, "pelanggan selalu benar," saat ini banyak pengusaha yang merasa terganggu dengan pelanggannya. Saya akan katakan rahasia saat di awal sebagai agen iklan. Kami dulu punya pepatah, "bisnis ini akan besar, jika ini bukan untuk klien."
Hal yang bodoh bukan?! Kita tidak ada pekerjaan jika tidak utuk klien. Ya, terkadang klien bisa jadi sulit, tapi mereka adalah alasan kita berbisnis. Tugas kita adalah melayani mereka. Jika mereka kesal, seharusnya kita terbuka untuk mencari tahu alasannya, dan menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan produk atau jasa.
Ya, terkadang Anda harus menemui seseorang yang tidak tahu apa –apa, dan Anda harus berhubungan dengannya. Tapi seringkali, keluhan klien mengungkap masalah atau sesuatu yang bisa kita tingkatkan.
Jadi selalu dengarkan pelanggan Anda. Berkomitmen untuk memperlakukan pelanggan dengan baik. Setelah itu, memberikan layanan pelangan yang baik adalah salah satu alat marketing terbaik dan termurah yang ada. Jika Anda memperlakukan pelanggan dengan baik, atau lebih baik, diluar harapan mereka, Anda akan dihargai.
Klien yang happy adalah klien yang sama yang akan dengan senang hati mereferensikan pada Anda. Kebalikannya juga benar. Jika Anda klien yang kecewa, atau tidak memberikan apa yang Anda janjikan, atau memperlakukan mereka dengan buruk, mereka akan mengatakan pada setiap orang betapa buruknya Anda. Nyatanya, klien yang kecewa tersebut lebih banyak membicarakan Anda daripada klien yang happy. Sayangnya, seperti itulah biasanya terjadi.
Kabar baiknya adalah, tidak sulit memberikan layanan pelanggan yang baik. Anda hanya perlu menyadari dan membuat prioritas. Berikut adalah 10 tips untuk membantu Anda dalam layanan pelanggan.
Minggu, 14 Februari 2010
Katalog Digital Buatan bandung
Mungkin beberapa dari anda mengetahui toko online tentang berbagai brand sepatu, fashon dan produk bandung lainnya. apalagi sekarang maraknya toko online hapir tiap produk ada di wbsite dengan memanfaatkan website, blog, situs jejaring sosial dll.
Bagi penjual rasanya tidak lengkap kalao jualan produk bandung tidak di lengkapi dengan katalog atau media untuk jualan. dan disini buatan bandung memberikan pasiltas katalog dengan katalog gratis dapat di minta dengan syarat dan ketentuan berlaku ataupun di download di situs buatan bandung. makanya dari itu buatan bandung beda dari pada yang lain selalu mengutamakan kebutuhan pelnaggan.
Bagi penjual rasanya tidak lengkap kalao jualan produk bandung tidak di lengkapi dengan katalog atau media untuk jualan. dan disini buatan bandung memberikan pasiltas katalog dengan katalog gratis dapat di minta dengan syarat dan ketentuan berlaku ataupun di download di situs buatan bandung. makanya dari itu buatan bandung beda dari pada yang lain selalu mengutamakan kebutuhan pelnaggan.
Selasa, 02 Februari 2010
Bagaimana Mengatasi Keluhan Pelanggan?
Langkah mudah yang bisa Anda ikuti ketika hal–hal tidak sesuai dengan rencana.
Lima belas tahun yang lalu saya ada keluhan pada sebuah restoran Italia terkemuka di Minneapolis. Saya masih ingat betapa buruknya respon karyawan terhadap keluhan saya. Nyatanya, saya menggunakannya pada seminar layanan pelanggan. Hal ini menunjukkan kekuatan yang harus kita berikan pada pelanggan untuk mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan.
Berikut adalah beberapa aturan yang saya ajarkan di seminar untuk membantu menangani keluhan pelanggan. Jika Anda dan staf Anda mengikuti aturan ini, Anda bisa mengubah pelanggan yang tidak happy menjadi pelanggan yang loyal pada bisnis Anda.
1. Mendengarkan dengan baik.
Berikan perhatian Anda secara penuh. Jangan mengerjakan hal lain. Jangan 'separo mendengarkan'. Tuliskan apa yang mereka katakan pada Anda dan dapatkan hal-hal yang spesifik. Pastikan Anda memahaminya. Hanya fokus pada mereka.
2. Biarkan mereka berbicara.
Jangan menyela. Jangan menjelaskan, mempertahankan diri, atau memberikan penilaian. Mereka tidak peduli dengan terjadi masalah dan mereka tidak menginginkan cerita versi Anda. Mereka marah dan ingin melampiaskannya, jadi biarkan demikian.
3. Meminta ma'af dengan tulus.
Ini sulit dilakukan terlebih jika Anda bukan yang menyebabkan masalah. Jika dalam situasi ini Anda meminta ma'af, Anda tidak dipersalahkan karena telah menyebabkan masalah. Anda meminta ma'af karena pelanggan mengalami hal yang tidak menyenangkan. Posisikan diri Anda pada posisi mereka. Bersikap tulus.
4. Tanyakan pada mereka bagaimana Anda bisa memperbaikinya. Dan lakukan dengan lebih.
Terlalu banyak karyawan yang tidak menangapi baik keluhan atau generik, stok respon, seperti mengeluarkan uang untuk membayar tagihan. Tapi resiko tersebut membuat pelanggan lebih kesal jika itu bukan yang mereka inginkan. Nyatanya, mungkin Anda membuat orang lain tersinggung dengan menawarkan diskon.
Cara yang lebih baik adalah menanyakan apa yang mereka inginkan. Anda bersikap genuine dan sopan. Banyak orang yang tidak menginginkan banyak hal. Biasanya mereka hanya ingin, misalnya, jika mereka minta makanan gratis, respon Anda bisa jadi "Tn. Smith, tentu malam ini Anda makan malam di rumah. Tapi saya ingin mentraktir Anda dan keluarkan makan malam jika suatu saat Anda bergabung dengan kami. Apakah Anda keberatan?"
5. Meyakinkan mereka Anda akan memperbaiki masalah.
Karena Anda sudah mendengarkan dan memahami keluhan mereka, Anda mengerti mengapa mereka begitu kesal. Ambil langkah berikutnya dan yakinkan mereka bahwa Anda akan mengambil tindakan pencegahan agar tidak terulang kembali. Jika tidak, mengapa mereka harus kembali lagi? (Namun, Anda juga harus memperbaiki masalah tersebut.)
6. Berterima kasih pada mereka.
Tanpa feedback langsung dari pelanggan, kita tidak tahu apa yang bisa kita berikan pada pelanggan. Saat mereka mengatakan bahwa kita gagal mereka memberikan informasi yang berharga bagaimana kita bisa meningkatkan bisnis kita. Mereka mengatakan pada kita apa yang perlu dilakukan agar pelanggan kembali lagi. Jadi, berterimakasihlah atas bantuan mereka. Sangat jarang menemukan pelanggan yang bersedia meluangkan waktu dan upayanya untuk memberikan feedback. Berterima kasih pada mereka akan membuat mereka akan selalu kembali pada Anda.
Jika karyawan Anda menangani setiap keluhan pelanggan dengan menggunakan langkah-langkah ini, akan lebih banyak pelanggan yang kembali pada Anda. Anda akan memiliki bisnis yang lebih sehat karena keadaannya yang membaik. Pelanggan yang loyal adalah dasar dari usaha yang sehat dan bertahan lama.
***
Penulis: Kevin Stirtz membantu perusahaan meningkatkan pendapatan dan profit dengan meningkatkan loyalitas pelanggan.
Sumber: http://www.StirtzGroup.com.
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Langganan:
Postingan (Atom)